MAKALAH PERENCANAAN PENULISAN KARYA ILMIAH
BAHASA INDONESIA

DISUSUN OLEH : AKBAR (20113542) 3KB01
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Sangat penting Peranan Bahasa
Indonesia di dalam dunia Pendidikan dan dunia sehari-hari kita. Mengingat hal
yang terjadi pada zaman sekarang banyak bagi mereka yang seolah-olah ingin
melupakan bahasa Indonesia bahasa persatuan ataupun gengsi dan lain sebagai nya,
karena kebanyakan bagi mereka lebih memilih bahasa internasional yang sedang
tren saat ini yaitu English Language (Bahasa Inggris). Dan pula banyak dari
mereka bagi mahasiswa yang belum mengetahui bagaimana cara membuat makalah /
karya ilmiah yang sebenarnya (yang sempurna).
Sehingga dari latar belakang
tersebut kami sebagai penulis untuk mendeskripsikan secara detail. Tentang
bagaimana cara merencanakan penulisan karya ilmiah yang di ajarkan kepada
mahasiswa STAIN Pamekasan pada khususnya. Mengingat salah satu kendala yang
dihadapi oleh mahasiswa pembuatan karya ilmiah sebagai salah satu syarat
penyelesaian
B. Rumusan
Masalah
Dari latar belakang di atas,
dapatlah di tarik beberapa rumusan masalah yang menjadi focus penulis dalam
menganalisa yaitu sebagai berikut :
1. Bagaimana
merencanakan penulisan karya ilmiah
2. Bagaimana
cara merumuskan tujuan penulisan karya ilmiah
C. Tujuan
Penulisan
Tujuan penulisan dan penyusunan
makalah ini yaitu sebagai bahan dan referensi dan untuk mengetahui bagaimana
cara mengetahui dan merencanakan penulisan karya ilmiah.
D. Manfaat Penulisan
Manfaat penulisan ini bisa
mengetahui bagaimana caranya untuk bisa merencanakan dan membuat makalah yang
baik.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA DAN PEMBAHASAN JUDUL
A. Pengertian
Bahasa
Sebelum membicarakan materi pokok
bahasa Indonesia. Perlu kita mengenal beberapa istilah yang biasa di pergunakan
untuk bahasa Indonesia yakni.
a.
Bahasa Resmi
Bahasa resmi adalah bahasa yang telah
di sahkan dengan undang-undang atau peraturan pemerintah (resmi = rasmi, kamus
umum bahasa Indonesia - Poewadarminta). Bahasa resmi ialah bahasa yang telah
disahkan dan dipakai dalam administrasi pemerintahan dalam rapat-rapat
disekolah-sekolah, dalam pertemuan-pertemuan resmi dan lain-lain.
b.
Bahasa Negara
Bahasa Negara adalah bahasa yang
berfungsi mempersatukan semua suku bangsa yang ada di Indonesia. Tanpa adanya
satu bahasa yang dapat menghubungkan suku yang satu dengan suku yang lain tak
dapat dibayangkan bagaimana kita harus berhubungan di Indonesia yang terdiri
dari 13.677 Pulauu (berpnghuni. 6.004 Pulaui) dan terdiri dari ratusan bangsa.
c.
Bahasa Persatuan
Bahasa kesatuan adalah bahasa yang
berfungsi mempersatukan semua suku bangsa yang ada di Indonesia. Tanpa adanya
satu bahasa yang dapat menghubungkan suku yang satu dengan suku yang lain tak
dapat dibayangkan bagaimana kita harus berhubungan di Indonesia yang terdiri
dari 13.677 pulau (berpenghuni 6.004 Pulau) dan terdiri dari ratusan bangsa
d.
Bahasa Kesatuan
Bahasa kesatuan adalah bahasa yang
telah menjadi satu. Oleh karena itu negara itu negara kita adalah negara
kesatuan, maka dengan sendirinya kita menginginkan bahasa Indonesia juga
hendaknya menjadi bahasa kesatuan.
e.
Bahasa Nasional
Bahasa Nasional dalai bahasa
yang dipergunakan sebagai wahana untuk menyatakan aspirasi kenasioanalan.
Perkataan nasional dari kata "nation" artinya bangsa, kemudian
melahirkan nasionalisme, nasionalist, yang mengandung makna "Perjuangan".
B. Perencanaan
Penulisan Karya Ilmiah
Untuk menghasilkan sebuah karya
ilmiah yang baik, seorang penulis harus merencanakan nya. Dengan matang.
Beberapa langkah yang harus dilalui meliputi:
1.
Memilih topic
2.
Merumuskan tujuan penulisan
3.
mengumpulkan bahan
4.
menyusun kerangka.
Dengan langkah yang sistematis itu,
hasil tulisandari seorang penulis di harapkan tidak memiliki cacat yang
sekecil-kecilnya.
1.
Pemilihan Topik
Memilih topic berarti memilih apa
yang akan menjadi pokok pembicaraan. Topic itu dapat diperoleh dari berbagai
sumber yakni : pengalaman, pengamatan, pendapat dan khayalan. Topik-topik karya
ilmiah banyak yang bersumber pada pengamatan, pengalaman dan penalaran.
Istilah topic sering dikacaukan
dengan tema. Topic adalah medan atau lapangan masalah yang akan digarap dalam
karya tulis atau penelitian. Tema adalah pernyataan sentral atau pernyataan
inti tentang topik yang akan ditulis. Tema sifatnya masih hipotesis yang masih
hipotesis yang masih memerlukan pembinaan atau penolakan dengan cara
penelitian.
Dalam memilih topik karya ilmiah,
terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
a.
Topik yang
akan dipilih hendaknya menarik untuk dikaji. Sebuah topik akan menarik apabila
1. Merupakan
masalah yang menyangkut persoalan bersama
2. Merupakan
jalan keluar dari suatu persoalan yang tengah dihadapi
3. Mengandung
konflik pendapat
4. Masalah yang
di kaji hendaknya dapat diselesaikan dalam waktu yang disediakan
b.
Topik jangan
terlalu luas dan terlalu sempit
c.
Topik yang
di pilih sesuai dengan minat dan kemampuan penulis
d.
Topik yang
di kaji hendaknya ada manfaatnya untuk menambah ilmu pengetahuan atau yang
berkaitan dengan profesi.
2.
Merumuskan Tujuan Penulisan
Rumusan tujuan Penulisan adalah
suatu gambaran atau perencanaan menyeluruh yang akan mengarahkan penulis dalam
penulisan selanjutnya dengan menentukan tujuan penulisan. Bahan-bahan apa yang
diperlukan Organisasi karangan yang akan diterapkan dan sudut pandang penulis
yang dipilih.
Tujuan penulisan dapat dinyatakan
dengan dua cara. Jika tulisan yang di kembangkan merupakan tema dari seluruh
tulisan. Tujuan penulisan dapat di rumuskan dalam bentuk tesis. Jika tulisan
yang dikembangkan bukan merupakan dari seluruh tulisan, maka tujuan penulisan
dapat dirumuskan dalam bentuk pernyataan maksud keduanya akan membimbing
penulis dalam mengarahkan tulisannya.
Tesis adalah sebuah kalimat yang
merupakan kunci untuk seluruh tulisan. Sebuah tesis itu senada dengan kalimat
topik dalam suatu paragraph tesis umumnya berbentuk suatu kalimat, baik kalimat
tunggal atau kalimat majemuk bertingkat. Sebuah tesis tidak berbentuk kalimat
majemuk setera, karena dalam kalimat majemuk secara berisi dua gagasan sentral.
Fungsi tesis dalam sebuah karangan sama dengan fungsi topik untuk paragraph
pertama dalam karangan ilmiah.
Sebuah tesis hendaknya memiliki
sifat terbatas. Mengandung kesatuan dan ketepatan. Rumusan tesis yang terlalu
umum berimplikasi terhadap sebuah uraian yang berisi tentang sesuatu tempat
memberikan petunjuk tentang apa yang akan dibahas. Dan bagaimana membahas nya.
3.
Mengumpulkan Bahan
Bahan-bahan yang diperoleh dari
berbagai sumber sebaiknya di catat dalam kartu-kartu informsi. Pengetahuan ini
perlu di lakukan terutama dalam penulisan karya ilmiah yang cukup besar.
Seperti : Skripsi, tesis, disertasi atau buku. Pengetahuan ini bertujuan
untuk memudahkan penulis dalam melacak sumber informasiya.
Informasi yang diperoleh dari bacaan
dapat di tuliskan dalam berbarapa bentuk, yakni :
1. Kutipan,
Jika kita menyalin kata-kata dari buku tepat seperti aslinya.
2. Prafase,
jika kita mengungkapkan kembali maksud penulis dengan kata-kata sediri
3. Rangkuman
atau ringkasan. Jika kita menyaring yang kit abaca.
4. Evaluasi
atau ulasan, jika kita mengemukakan reaksi terhadap gagasan yang dikemukakan
penulis
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah
adalah merencanakan dengan matang suatu topik yang benar-benar dipilih
oleh penulis.
Topik karya ilmiah banyak bersumber
dari hasil pengamatan. Pengalaman dan penjelasan. Untuk mengambil topik harus
yang menarik untuk dibahas, tidak terlalu luas dan terlalu sempit sesuai dengan
minat dan kemampuan penulis.
B. SARAN
Dalam berkomonikasi sehari-hari kita
sebagai tuns-tunas bangsa di tuntut untuk menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar. Sesuai dengan EYD yang berlaku.
DAFTAR PUSTAKA
-
Pedoman
Penulisan Karya Ilmiah STAIN Pamekasan, Edisi Kedua, 2003
-
Pusat
Pembinaan dan Pengembangan bahasa. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang di
sempurnakan (Jakarta : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia 1993.
-
Drs. H. Aziz
Djaja
- http://hadirukiyah.blogspot.co.id/2010/08/merencanakan-penulisan-karya-ilmiah.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar