akbar.abay8@gmail.com // Twitter : @abaystea // Instagram : @instagramabay // Facebook : akbar
Minggu, 30 November 2014
Senin, 27 Oktober 2014
PROPOSAL MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO
PROPOSAL
MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO
AKBAR
(20113542)
2KB01
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG..................................................................... 1
1.2 RUMUSAN MASALAH................................................................. 1
1.3 TUJUAN.................................................................................... 2
BAB II ANALISIS PERUSAHAAN
2.1 PROSPEK USAHA....................................................................... 3
2.2 SASARAN.................................................................................. 3
2.3 RESIKO..................................................................................... 3
2.3.1 Analisis SWOT................................................................... 3
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
3.1 TINJAUAN PUSTAKA.................................................................. 4
3.1.1 Pengertian E-Banking....................................................... 4
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 ANGGARAN BIAYA..................................................................... 5
4.2 JADWAL KEGIATAN .................................................................. 6
BAB V PENUTUP
KESIMPULAN.................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 8
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Teknologi merupakan suatu kemajuan bagi kalangan manusia di seluruh dunia. Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari peran teknologi yang semakin hari semakin canggih, maju, dan makin meringankan pekerjaan manusia.. Dalam dunia Perbankan misalnya, dengan kemajuan teknologi, efektifitas waktu dapat dipercepat dalam sistem transaksi antar nasabah dengan bank maupun nasabah dengan nasabah lainnya. Tidak perlu repot pergi ke kantor cabang yang mungkin jaraknya jauh dari rumah untuk melakukan transaksi, karena hampir seluruh bank telah memiliki sistem E-Banking yang memungkinkan nasabahnya mengakses atau bertransaksi dimanapun secara online.
Keberadaan E-Banking ini ternyata mendapat sambutan positif dari nasabah bank-bank di Indonesia, bahkan dunia. Sebuah survei yang dilakukan oleh comScore menemukan jumlah pengunjung ke situs web bank secara online naik dua digit selama 12 bulan mulai Januari 2010 di enam negara yang melakukan survei. Tentunya ini merupakan kemajuan teknologi yang sangat membantu bagi manusia mengingat perannya sangat vital dalam dunia perbankan.
Akan tetapi, setiap proyek dalam suatu perusahaan yang telah dibangun dengan manajemen yang baik pun, memiliki beberapa resiko yang dapat mengganggu bahkan merusak kestabilitasan hidup suatu perusahaan. Tak terkecuali proyek E-Banking. Ada sebuah kasus dimana nasabah tidak bisa mengakses akunnya secara online, nilai rekening yang secara tiba-tiba berkurang tanpa sepengetahuan pemiliknya, hingga dibajaknya data privasi nasabah bank.
Oleh karena itu, dalam perencanaannya membangun proyek dalam perusahaan, dibutuhkan manajemen yang baik dan perlu diperhatikan dan merumuskan beberapa resiko yang akan dihadapi, baik itu resiko kecil, besar ataupun sangat besar yang dapat mengganggu kestabilitasan kehidupan suatu perusahaan.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dari masalah yang telah dipaparkan, kelangsungan hidup suatu perbankan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan infrastrukturnya. Karena SDM dan infrastruktur merupakan penggerak manajemen dalam perbankan. Oleh karena itu, dapat dirumuskan beberapa resiko atau masalah yang harus dihadapi, yaitu :
1. Kerusakan fasilitas teknologi sebagai penunjang layanan E-Banking.
2. Buruknya kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak suatu perusahaan perbankan.
3. Terancamnya sistem keamanan dan data pribadi nasabah dalam layanan E-Banking
4. Proses pelayanan sistem online ketika mengakses web E-Banking saat server mengalami kerusakan atau maintenance.
5. Kesalahan pada sistem sehingga data yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diinput oleh nasabah.
1.3 TUJUAN
Setelah dirumuskan beberapa masalah dan resiko terkait permasalahan IT pada Bank, terkait permasalahan E-Banking pada bank ini memiliki tujuan yang untuk diterapkan, yaitu :
1. Menghasilkan sebuah solusi dari beberapa masalah pada E-banking yang telah dirumuskan.
2. Mengatasi setiap permasalahan keamanan perbankan secara detail.
3. Memperbaiki sistem manajemen yang baik dan benar dalam proyek E-Banking dalam perbankan.
4. Menciptakan pelayanan yang memuaskan kepada para nasabah dalam E-Banking.
5. Memperbaiki kekurangan layanan-layanan E-Banking.
BAB II
ANALISIS PERUSAHAAN
2.1 PROSPEK USAHA
Dengan berdirinya perusahaan yang bergerak di bidang IT ini dan semakin berkembangnya peran teknologi dalam kehidupan masyarakat, maka perusahaan ini diprediksikan akan terus bertahahan dan maju untuk membantu perusahaan-perusahaan yang berbasis IT khusunya perbankan untuk membantu pengamanan fasilitas IT atau E-Banking pada perbankan sehingga mereduksi terjadinya tindak kriminal.
2.2 SASARAN
Produk ini bertujuan untuk memberikan sistem keamanan pada fasilitas IT. Sehingga perusahaan-perusahaan yang memiliki fasilitas IT dan sistem database seperti E-Banking pada perbankan menjadi partner yang tepat untuk dijadikan mitra kerja sama dalam pengembangan software ini.
2.3 RISIKO
2.3.1 Evaluasi tentang Usaha (Analisis SWOT)
· Strength (Kekuatan)
Dengan produk IT yang berkualitas, perusahaan ini dapat memenuhi kebutuhan client (Perusahaan berbasis IT) yang membutuhkan pengamanan sistem IT perusahaan yang membutuhkan seperti perusahaan perbankan.
· Weaknes (Kelemahan)
Persaingan pasar dengan perusahaan luar yang memiliki sumber daya manusia lebih handal dan juga fasilitas teknologi yang lebih memadai.
· Oportunity (Peluang)
Peluang sangat terbuka karena banyak perusahaan maupun perbankan yang membutuhkan pengamanan untuk fasilitas IT perusahaan mereka.
· Threaty (Ancaman)
Munculnya Perusahaan maupun perbankan baru yang berusaha bersaing dalam meningkatkan kualitas perusahaan maupun perbankan dengan kami sehingga menimbulkan persaingan.
BAB III
TINJAUAN PUSTAKA
3.1 TINJAUAN PUSTAKA
3.1.1 Pengertian E-Banking
Perbankan Elekronik (E-banking) yang juga dikenal dengan istilah internet banking ini adalah melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan. Dari waktu ke waktu, makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking yang diatur melalui Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 Tahun 2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Penyelenggaraan internet banking merupakan penerapan atau aplikasi teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya.
Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa adanya aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan jalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan. Secara umum, dalam penyediaan layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk dan jasanya via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk bertransaksi dan meng-update data pribadinya. Adapun persyaratan bisnis dari internet banking antara lain:
1. Aplikasi yang mudah digunakan
2. Layanan dapat dijangkau dari mana saja
3. Murah
4. Dapat dipercaya
5. Dapat diandalkan (reliable)
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 ANGGARAN BIAYA
NO
|
JENIS BIAYA
|
NAMA BIAYA
|
RINCIAN BIAYA
|
JUMLAH
| ||
1
|
MANAJEMEM
|
GAJI PROGRAMER
|
20 x @Rp. 30.000.000,-
|
Rp. 600.000.000,-
| ||
GAJI KARYAWAN
|
50 x @Rp. 15.000.000,-
|
Rp. 750.000.000,-
| ||||
2
|
HARDWARE
|
CPU + MONITOR
|
70 x @Rp. 6.000.000,-
|
Rp. 420.000.000,-
| ||
CCTV
|
10 x @Rp. 2.500.000,-
|
Rp. 25.000.000,-
| ||||
INSTALASI
|
Rp. 50.000.000,-
|
Rp. 50.000.000,-
| ||||
3
|
SOFTWARE
|
PEMBELIAN SOFTWARE
|
Rp. 75.000.000,-
|
Rp. 75.000.000,-
| ||
4
|
DATA
|
BACKUP DATA
|
Rp. 200.000.000,-
|
Rp. 200.000.000,-
| ||
5
|
MAINTENANCE
|
BIAYA PEMELIHARAAN
|
Rp. 100.000.000,-
|
Rp. 100.000.000,-
| ||
JUMLAH
|
Rp. 2.220.000.000,-
| |||||
4.2 JADWAL KEGIATAN
Kegiatan
|
Jan
|
Feb
|
Mar
|
Apr
|
Mei
|
Jun
|
Jul
|
Agu
|
Sep
|
Okt
|
Nov
|
Des
|
Analisa dan perencanaan
|
X
| |||||||||||
Pembuatan anggaran
|
X
| |||||||||||
Penyediaan hardware
|
X
| |||||||||||
Pemasangan hardware
|
X
| |||||||||||
Penginstallan software
|
X
|
X
| ||||||||||
Pembuatan program
|
X
|
X
| ||||||||||
Penginputan data
|
X
|
X
|
X
| |||||||||
Pengawasan dan perawatan proyek
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
BAB V
PENUTUP
KESIMPULAN
E-Banking merupakan suatu fasilitas yang ditawarkan oleh bank untuk membantu orang-orang dalam melakukan transaksi dengan lebih mudah dan praktis tanpa perlu pergi ke Bank. Tentunya fasilitas ini dibuat dengan memiliki kelebihan dan kekurangannya. Penggunaan Internet dalam teknologi ini semakin membuat orang-orang nyaman karena pastinya teknologi ini dapat digunakan kapanpun dan dimanapun tanpa khawatir terlambat dalam bertransaksi. Melalui penggunaan internet inilah muncul cyber-cyber yang tidak bertanggung jawab melakukan kejahatan. Pihak Bank tentunya tidak hanya tinggal diam dalam hal ini. Meningkatkan keamanan dan perawatan fasilitas merupakan suatu layanan untuk memuaskan para pemakai jasa ini. Sehingga kualitas pelayanan E-Banking akan selalu terjaga.
DAFTAR PUSTAKA
Kamis, 23 Oktober 2014
Tugas Program Java 2 (Rumus ABC)
![]() |
| list kodingan setelah dimodifikasi |
| OUTPUT : pada saat memasukan input nilai a, saya masukan 8 |
| OUTPUT : pada saat memasukan input nilai b, saya masukan 3 |
| OUTPUT : pada saat memasukan input nilai c, saya masukan 4 |
| OUTPUT : pada saat setelah selesai memasukan input a,b,c |
Bagian yang dimodifikasi :
import javax.swing.*;
String input = JOptionPane.showInputDialog("Masukan Nilai a");
double a = Double.parseDouble(input);
System.out.println("nilai a = " + a);
String Input = JOptionPane.showInputDialog("Masukan Nilai b");
double b = Double.parseDouble(Input);
System.out.println("nilai b = " + b);
String iNput = JOptionPane.showInputDialog("Masukan Nilai c");
double c = Double.parseDouble(iNput);
System.out.println("nilai c = " + c);
Penjelasan:
Statement pertama,
import javax.swing.JOptionPane;
Menjelaskan bahwa kita mengimpor class JoptionPane dari package javax.swing.
Bisa juga ditulis seperti,
import javax.swing.*;
Pernyataan,
String input = JOptionPane.showInputDialog("Masukan Nilai a");
membuat sebuah input dialog JOptionPane, yang akan menampilkan dialog dengan
sebuah pesan, sebuah textfield dan tombol OK seperti pada gambar. Hasil dari dialog
tersebut adalah String dan disimpan ke dalam variabel a,b,dan c.
double a = Double.parseDouble(input);
tipe data variabel input a,b,dan c menjadi double
System.out.println("nilai a = " + a);
untuk mencetak "nilai a =" beserta nilai input
TUGAS ALGORITMA PEMROGRAMAN 3 (JAVA)
Kamis, 16 Oktober 2014
TUGAS PROGRAM JAVA (Algoritma dan pemrograman 3)
![]() |
| GAMBAR 1 : LISTING PROGRAM SESUAI DENGAN YANG ADA DIBUKU |
| GAMBAR 2 : OUTPUT PROGRAM SETELAH DIJALANKAN MENGGUNAKAN CMD SESUAI DENGAN YANG ADA DIBUKU, DAN HASILNYA Error: Could not find or load main class MathExploreToy |
![]() |
| GAMBAR 3 :LISTING PROGRAM SETELAH DIKOREKSI |
| GAMBAR 4 : OUTPUT PROGRAM SETELAH DICOMPILE MENGGUNAKAN CMD, DAN HASILNYA BERHASIL |
Rabu, 08 Oktober 2014
JAVA
- Sejarah Singkat JAVA
Pada 1991, sekelompok insinyur Sun dipimpin oleh Patrick Naughton dan James
Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat konsumer seperti cable
TV Box. Karena perangkat tersebut tidak memiliki banyak memori, bahasa harus
berukuran kecil dan mengandung kode yang liat. Juga karena manufaktur –
manufaktur berbeda memilih processor yang berbeda pula, maka bahasa harus
bebas dari manufaktur manapun. Proyek diberi nama kode ”Green”.
Kebutuhan untuk fleksibilitas, kecil, liat dan kode yang netral terhadap platform
mengantar tim mempelajari implementasi Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth,
pencipta bahasa Pascal telah merancang bahasa portabel yang menghasilkan
intermediate code untuk mesin hipotesis. Mesin ini sering disebut dengan mesin
maya (virtual machine). Kode ini kemudian dapat digunakan di sembarang mesin
yang memiliki interpreter. Proyek Green menggunakan mesin maya untuk mengatasi
isu utama tentang netral terhadap arsitektur mesin.
Karena orang – orang di proyek Green berbasis C++ dan bukan Pascal maka
kebanyakan sintaks diambil dari C++, serta mengadopsi orientasi objek dan bukan
prosedural. Mulanya bahasa yang diciptakan diberi nama ”Oak” oleh James Gosling
yang mendapat inspirasi dari sebuah pohon yang berada pada seberang kantornya,
namun dikarenakan nama Oak sendiri merupakan nama bahasa pemrograman yang
telah ada sebelumnya, kemudian SUN menggantinya dengan JAVA. Nama JAVA
sendiri terinspirasi pada saat mereka sedang menikmati secangkir kopi di sebuah
kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah satu dari mereka
menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi. Akhirnya mereka
sepakat untuk memberikan nama bahasa pemrograman tersebut dengan nama Java.
- Teknologi JAVA
1 Sebuah Bahasa Pemrograman
Sebagai sebuah bahasa pemrograman, Java dapat membuat seluruh bentuk aplikasi,
desktop, web dan lainnya, sebagaimana dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman konvensional yang lain.
Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat
dijalankan pada berbagai platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya
terfokus oada satu sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk berbagai sistem
operasi dan bersifat open source.
2 Sebuah Development Environment
Sebagai sebuah peralatan pembangun, teknologi Java menyediakan banyak tools :
compiler, interpreter, penyusun dokumentasi, paket kelas dan sebagainya.
3 Sebuah Aplikasi
Aplikasi dengan teknologi Java secara umum adalah aplikasi serba guna yang dapat
dijalankan pada seluruh mesin yang memiliki Java Runtime Environment (JRE).
4 Sebuah Deployment Environment
Terdapat dua komponen utama dari Deployment Environment. Yang pertama adalah
JRE, yang terdapat pada paket J2SDK, mengandung kelas – kelas untuk semua
paket teknologi Java yang meliputi kelas dasar dari Java, komponen GUI dan
sebagainya. Komponen yang lain terdapat pada Web Browser. Hampir seluruh Web
Browser komersial menyediakan interpreter dan runtime environment dari teknologi
Java.
- Fase – fase Pemrograman JAVA
Langkah pertama dalam pembuatan sebuah program berbasis Java adalah
menuliskan kode program pada text editor. Contoh text editor yang dapat digunakan
antara lain : notepad, vi, emacs dan lain sebagainya. Kode program yang dibuat
kemudian tersimpan dalam sebuah berkas berekstensi .java.
Setelah membuat dan menyimpan kode program, kompilasi file yang berisi kode
program tersebut dengan menggunakan Java Compiler. Hasil dari adalah berupa
berkas bytecode dengan ekstensi .class.
Berkas yang mengandung bytecode tersebut kemudian akan dikonversikan oleh Java
Interpreter menjadi bahasa mesin sesuai dengan jenis dan platform yang digunakan.
Langganan:
Komentar (Atom)



