PROPOSAL
MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO
AKBAR
(20113542)
2KB01
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG..................................................................... 1
1.2 RUMUSAN MASALAH................................................................. 1
1.3 TUJUAN.................................................................................... 2
BAB II ANALISIS PERUSAHAAN
2.1 PROSPEK USAHA....................................................................... 3
2.2 SASARAN.................................................................................. 3
2.3 RESIKO..................................................................................... 3
2.3.1 Analisis SWOT................................................................... 3
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
3.1 TINJAUAN PUSTAKA.................................................................. 4
3.1.1 Pengertian E-Banking....................................................... 4
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 ANGGARAN BIAYA..................................................................... 5
4.2 JADWAL KEGIATAN .................................................................. 6
BAB V PENUTUP
KESIMPULAN.................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 8
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Teknologi merupakan suatu kemajuan bagi kalangan manusia di seluruh dunia. Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari peran teknologi yang semakin hari semakin canggih, maju, dan makin meringankan pekerjaan manusia.. Dalam dunia Perbankan misalnya, dengan kemajuan teknologi, efektifitas waktu dapat dipercepat dalam sistem transaksi antar nasabah dengan bank maupun nasabah dengan nasabah lainnya. Tidak perlu repot pergi ke kantor cabang yang mungkin jaraknya jauh dari rumah untuk melakukan transaksi, karena hampir seluruh bank telah memiliki sistem E-Banking yang memungkinkan nasabahnya mengakses atau bertransaksi dimanapun secara online.
Keberadaan E-Banking ini ternyata mendapat sambutan positif dari nasabah bank-bank di Indonesia, bahkan dunia. Sebuah survei yang dilakukan oleh comScore menemukan jumlah pengunjung ke situs web bank secara online naik dua digit selama 12 bulan mulai Januari 2010 di enam negara yang melakukan survei. Tentunya ini merupakan kemajuan teknologi yang sangat membantu bagi manusia mengingat perannya sangat vital dalam dunia perbankan.
Akan tetapi, setiap proyek dalam suatu perusahaan yang telah dibangun dengan manajemen yang baik pun, memiliki beberapa resiko yang dapat mengganggu bahkan merusak kestabilitasan hidup suatu perusahaan. Tak terkecuali proyek E-Banking. Ada sebuah kasus dimana nasabah tidak bisa mengakses akunnya secara online, nilai rekening yang secara tiba-tiba berkurang tanpa sepengetahuan pemiliknya, hingga dibajaknya data privasi nasabah bank.
Oleh karena itu, dalam perencanaannya membangun proyek dalam perusahaan, dibutuhkan manajemen yang baik dan perlu diperhatikan dan merumuskan beberapa resiko yang akan dihadapi, baik itu resiko kecil, besar ataupun sangat besar yang dapat mengganggu kestabilitasan kehidupan suatu perusahaan.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dari masalah yang telah dipaparkan, kelangsungan hidup suatu perbankan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan infrastrukturnya. Karena SDM dan infrastruktur merupakan penggerak manajemen dalam perbankan. Oleh karena itu, dapat dirumuskan beberapa resiko atau masalah yang harus dihadapi, yaitu :
1. Kerusakan fasilitas teknologi sebagai penunjang layanan E-Banking.
2. Buruknya kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak suatu perusahaan perbankan.
3. Terancamnya sistem keamanan dan data pribadi nasabah dalam layanan E-Banking
4. Proses pelayanan sistem online ketika mengakses web E-Banking saat server mengalami kerusakan atau maintenance.
5. Kesalahan pada sistem sehingga data yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang diinput oleh nasabah.
1.3 TUJUAN
Setelah dirumuskan beberapa masalah dan resiko terkait permasalahan IT pada Bank, terkait permasalahan E-Banking pada bank ini memiliki tujuan yang untuk diterapkan, yaitu :
1. Menghasilkan sebuah solusi dari beberapa masalah pada E-banking yang telah dirumuskan.
2. Mengatasi setiap permasalahan keamanan perbankan secara detail.
3. Memperbaiki sistem manajemen yang baik dan benar dalam proyek E-Banking dalam perbankan.
4. Menciptakan pelayanan yang memuaskan kepada para nasabah dalam E-Banking.
5. Memperbaiki kekurangan layanan-layanan E-Banking.
BAB II
ANALISIS PERUSAHAAN
2.1 PROSPEK USAHA
Dengan berdirinya perusahaan yang bergerak di bidang IT ini dan semakin berkembangnya peran teknologi dalam kehidupan masyarakat, maka perusahaan ini diprediksikan akan terus bertahahan dan maju untuk membantu perusahaan-perusahaan yang berbasis IT khusunya perbankan untuk membantu pengamanan fasilitas IT atau E-Banking pada perbankan sehingga mereduksi terjadinya tindak kriminal.
2.2 SASARAN
Produk ini bertujuan untuk memberikan sistem keamanan pada fasilitas IT. Sehingga perusahaan-perusahaan yang memiliki fasilitas IT dan sistem database seperti E-Banking pada perbankan menjadi partner yang tepat untuk dijadikan mitra kerja sama dalam pengembangan software ini.
2.3 RISIKO
2.3.1 Evaluasi tentang Usaha (Analisis SWOT)
· Strength (Kekuatan)
Dengan produk IT yang berkualitas, perusahaan ini dapat memenuhi kebutuhan client (Perusahaan berbasis IT) yang membutuhkan pengamanan sistem IT perusahaan yang membutuhkan seperti perusahaan perbankan.
· Weaknes (Kelemahan)
Persaingan pasar dengan perusahaan luar yang memiliki sumber daya manusia lebih handal dan juga fasilitas teknologi yang lebih memadai.
· Oportunity (Peluang)
Peluang sangat terbuka karena banyak perusahaan maupun perbankan yang membutuhkan pengamanan untuk fasilitas IT perusahaan mereka.
· Threaty (Ancaman)
Munculnya Perusahaan maupun perbankan baru yang berusaha bersaing dalam meningkatkan kualitas perusahaan maupun perbankan dengan kami sehingga menimbulkan persaingan.
BAB III
TINJAUAN PUSTAKA
3.1 TINJAUAN PUSTAKA
3.1.1 Pengertian E-Banking
Perbankan Elekronik (E-banking) yang juga dikenal dengan istilah internet banking ini adalah melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan. Dari waktu ke waktu, makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking yang diatur melalui Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 Tahun 2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Penyelenggaraan internet banking merupakan penerapan atau aplikasi teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya.
Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa adanya aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan jalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan. Secara umum, dalam penyediaan layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk dan jasanya via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk bertransaksi dan meng-update data pribadinya. Adapun persyaratan bisnis dari internet banking antara lain:
1. Aplikasi yang mudah digunakan
2. Layanan dapat dijangkau dari mana saja
3. Murah
4. Dapat dipercaya
5. Dapat diandalkan (reliable)
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 ANGGARAN BIAYA
NO
|
JENIS BIAYA
|
NAMA BIAYA
|
RINCIAN BIAYA
|
JUMLAH
| ||
1
|
MANAJEMEM
|
GAJI PROGRAMER
|
20 x @Rp. 30.000.000,-
|
Rp. 600.000.000,-
| ||
GAJI KARYAWAN
|
50 x @Rp. 15.000.000,-
|
Rp. 750.000.000,-
| ||||
2
|
HARDWARE
|
CPU + MONITOR
|
70 x @Rp. 6.000.000,-
|
Rp. 420.000.000,-
| ||
CCTV
|
10 x @Rp. 2.500.000,-
|
Rp. 25.000.000,-
| ||||
INSTALASI
|
Rp. 50.000.000,-
|
Rp. 50.000.000,-
| ||||
3
|
SOFTWARE
|
PEMBELIAN SOFTWARE
|
Rp. 75.000.000,-
|
Rp. 75.000.000,-
| ||
4
|
DATA
|
BACKUP DATA
|
Rp. 200.000.000,-
|
Rp. 200.000.000,-
| ||
5
|
MAINTENANCE
|
BIAYA PEMELIHARAAN
|
Rp. 100.000.000,-
|
Rp. 100.000.000,-
| ||
JUMLAH
|
Rp. 2.220.000.000,-
| |||||
4.2 JADWAL KEGIATAN
Kegiatan
|
Jan
|
Feb
|
Mar
|
Apr
|
Mei
|
Jun
|
Jul
|
Agu
|
Sep
|
Okt
|
Nov
|
Des
|
Analisa dan perencanaan
|
X
| |||||||||||
Pembuatan anggaran
|
X
| |||||||||||
Penyediaan hardware
|
X
| |||||||||||
Pemasangan hardware
|
X
| |||||||||||
Penginstallan software
|
X
|
X
| ||||||||||
Pembuatan program
|
X
|
X
| ||||||||||
Penginputan data
|
X
|
X
|
X
| |||||||||
Pengawasan dan perawatan proyek
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
BAB V
PENUTUP
KESIMPULAN
E-Banking merupakan suatu fasilitas yang ditawarkan oleh bank untuk membantu orang-orang dalam melakukan transaksi dengan lebih mudah dan praktis tanpa perlu pergi ke Bank. Tentunya fasilitas ini dibuat dengan memiliki kelebihan dan kekurangannya. Penggunaan Internet dalam teknologi ini semakin membuat orang-orang nyaman karena pastinya teknologi ini dapat digunakan kapanpun dan dimanapun tanpa khawatir terlambat dalam bertransaksi. Melalui penggunaan internet inilah muncul cyber-cyber yang tidak bertanggung jawab melakukan kejahatan. Pihak Bank tentunya tidak hanya tinggal diam dalam hal ini. Meningkatkan keamanan dan perawatan fasilitas merupakan suatu layanan untuk memuaskan para pemakai jasa ini. Sehingga kualitas pelayanan E-Banking akan selalu terjaga.
DAFTAR PUSTAKA



