1.
data,
variable, dan operator yang ada pada visual basic.
1.Tipe
data
Data
memiliki tipe yang berbeda‐beda dan biasanya data dikelompokkan
pada kelompok yang sejenis agar tidak terjadi operasi matematika diantara data
yang berbeda jenis tersebut, contohnya kita tidak bisa menjumlahkan nilai suatu
jarak (Km) dengan Massa (Kg) karena keduanya memiliki tipe data yang berbeda.
Begitu juga dalam suatu program, setiap nilai harus dikelompokkan pada jenis‐jenis
tertentu yang disebut dengan tipe data.
Tipe-tipe data yang terdapat dalam visual
basic antara lain :
a.Integer, long : tipe data untuk angka bulat
b.Single, double : tipe data untuk angka pecahan/desimal
c.Currency : tipe data untuk angka mata uang
d.String : tipe data untuk teks
e.Boolean : tipe data logika ( True/False)
f.Date : tipe data waktu/tangggal
g.Object : tipe data untuk sebuah objek misalnya gambar
h.Variant : tipe data variant
2.Variabel
Setiap
data yang disimpan dalam komputer memerlukan variabel sebagai sesuatu tempat
untuk menyimpan nilai dari data tersebut, dan nilainya suatu variable dapat
berubah-ubah selama proses program.misalnya kita bisa menyimpan nilai ujian mid
di variable A dan nilai ujian akhir di variable B, dan setiap mahasiswa
nilainya pasti berbeda.
Dalam
penamaan sebuah variable tidak boleh ada 2 atau lebih variabel yang memiliki
nama yang sama, pemberian nama variabel harus unik. Hal ini bertujuan agar
tidak terjadi kesalahan pada program.
Dalam
visual basic dikenal adanya istilah variabel lokal dan variabel global :
a. Variabel lokal yaitu variabel yang hanya dikenal pada satu bagian program
saja, nilai data yang terdapat di dalamnya hanya hidup ketika bagian program
tersebut dijalankan.
b. Variabel global yaitu variabel yang dikenal pada seluruh bagian program dan
waktu hidupnya selama program dijalankan.
Selain
itu masih ada aturan-aturan dalam penamaan sebuah variable yaitu sebagai
berikut :
a. Tidak boleh lebih dari 255 karakter
b .Nama harus unik tidak boleh menggunakan kata yang sudah digunakan dalam
visual basic, seperti dim, procedure, dll.
c. Tidak boleh menggunakan spasi atau tanda titik/dot (.) diantara kata jika
nama variabel lebih dari satu kata
d. Harus dimulai dari huruf , bukan angka atau karakter lainnya
Bentuk
umum untuk mendeklarasikan sebuah variabel :
Dim/Public/Private/Static NamaVariabel As TipeData
Misalnya :
Dim sngAngka As Single
Dim strText As String
Dim dblBilangan As Double
Untuk sebuah variabel agar bisa digunakan di seluruh bagian program, harus
dideklarasikan secara publik contohnya sebagai berikut :
Public strNama As String
Untuk memanggil variabel public perlu disertai nama form tempat variabel di
deklarasikan. Misalnya kita mendeklarasikan variabel public di form1 maka untuk
memanggilnya dari form2 caranya adalah sebagai berikut :
nama = form1.strNama
variabel lokal hanya bisa digunakan pada bagian program dimana variabel
tersebut dideklarasikan, sebaliknya variabel global bisa digunakan di seluruh
bagian program.
3.Operator
Operator
Aritmatika Operator Aritmatika ini digunakan untuk melakukan operasi
perhitungan, seperti penjumlahan, perkalian, mencari sisa hasil bagi (modulus)
dan lain sebagainya. Nah, terdapat beberapa perbedaan antara operator
aritmatika visual basic dengan C++. Berikut adalah operator-operator aritmatika
yang terdapat dalam visual basic:
^ : untuk perpangkatan
- : untuk bilangan min (tanda
negatif)
* : untuk perkalian
/ : untuk pembagian
\ : untuk pembagian integer
+ : untuk penjumlahan
- : juga bisa untuk pengurangan
mod (modulus) : untuk mencari sisa
hasil bagi (berbeda dengan C++ yang menggunakan %)
Operator Perbandingan Operator
perbandingan digunakan untuk mengetahui hasil perbandingan dua atau lebih
bilangan, misalkan mencari bilangan terbesar dan lain sebagainya. untuk
membandingkan bilangan, kedua bilangan harus memiliki tipe data yang sama.
Berikut adalah operator perbandingan yang terdapat dalam visual basic:
= : untuk sama dengan
<> : untuk tidak sama dengan
< : untuk kurang dari
> : untuk lebih dari
<= : untuk lebih kecil atau sama
dengan
>= : untuk lebih besar atau sama
dengan
Like : untuk bilangan yang mempunyai
ciri yang sesuai
Is : untuk bilangan yang sama dengan
referensi objek
Operator Keterangan/Logika Operator
keterangan digunakan untuk menerangkan bilangan yang dimaksud. Juga digunakan
untuk mengekspresikan dua data atau lebih. Berikut adalah jenis operator
keterangan atau logika dalam visual basic:
not : untuk tidak
and : untuk dan
or : untuk atau
Xor : untuk Exclusive or
Eqv : untuk equivalen
Imp : untuk implikasi
2.
pernyataan
kondisi yang ada pada visual basic
Struktur
keputusan di Visual Basic 6 mengijinkan Anda untuk mengawasi aliran dari
eksekusi program Anda. Jika di bagian kiri tidak diperiksa oleh pernyataan
aliran pengawasan, maka sebuah logika program akan mengalir melalui
pernyataan-pernyataan dari kiri ke kanan, dan atas ke bawah. Prosedur di Visual
Basic dapat memeriksa suatu kondisi dan lalu, tergantung pada hasil pemeriksaan
tadi, akan melaksanakan operasi yang berbeda.
Struktur keputusan yang didukung
oleh Visual Basic adalah:
- If…Then
- If…Then…Else
- Select Case
If…Then
Gunakanlah
sebuah struktur If…Then untuk mengeksekusi satu atau lebih pernyataan
secara kondisional. Anda dapat menggunakan baik sebuah sintaks satu baris
maupun sebuah blok yang terdiri dari sintaks dalam banyak baris:
If
kondisi Then pernyataan
If
kondisi Then
pernyataan
End If
Kondisi biasanya dalam bentuk sebuah
perbandingan, tapi dia dapat berupa pernyataan apapun yang mengevaluasi ke
sebuah nilai numerik. Visual Basic menginterpretasikan nilai ini sebagai True
atau False; sebuah nilai nol sama dengan False, dan nilai yang tidak nol
disamakan dengan True. Jika kondisi bernilai True, maka Visual Basic
mengeksekusi semua pernyataan yang mengikuti kata kunci Then. Anda dapat
menggunakan baik sintaks satu baris ataupun sintaks banyak baris untuk
mengeksekusi hanya satu pernyataan secara kondisional. Perlu diingat bahwa
bentuk satu baris dari If…Then tidak menggunakan pernyataan penutup End If.
Jika Anda ingin mengeksekusi lebih dari satu baris kode ketika kondisi bernilai
True, Anda harus menggunakan sintaks blok banyak baris If…Then…End If.
If…Then…Else
Gunakanlah
blok If…Then…Else untuk menetapkan beberapa blok pernyataan, salah
satunya akan mengeksekusi:
If
kondisi1 Then
[pernyataanblok-1]
[ElseIf kondisi2 Then
[pernyataanblok-2]] …
[Else
[pernyataanblok-n]]
End If
Visual Basic pertama memeriksa
kondisi1. Jika dia bernilai False, maka Visual Basic melanjutkan memeriksa
kondisi2, dan seterusnya, sampai dia menemukan kondisi yang bernilai True.
Ketika dia menemukan kondisi True, maka Visual Basic mengeksekusi blok
pernyataan yang terkait, lalu mengeksekusi kode yang mengikuti End If.
Sebagai sebuah pilihan, Anda dapat menyertakan sebuah blok pernyataan Else,
di mana Visual Basic mengeksekusi jika tidak ada kondisi yang bernilai True.
If…Then…ElseIf benar-benar hanya sebuah kasus khusus dari If…Then…Else.
Perlu diingat bahwa Anda dapat memiliki berapa pun jumlah klausa ElseIf,
atau bahkan tidak ada sama sekali. Anda dapat menyertakan sebuah klausa Else
tanpa menghiraukan apakah Anda memiliki klausa ElseIf.
Perlu diingat bahwa Anda dapat
selalu menambahkan lagi bagian ElseIf pada struktur If…Then.
Namun, sintaks ini dapat membosankan untuk menulis ketika setiap ElseIf
membadingkan ekspresi yang sama untuk sebuah nilai yang berbeda. Untuk situasi
seperti ini, Anda dapat menggunakan struktur keputusan Select Case.
Select
Case
Visual Basic menyediakan struktur Select
Case sebagai alternatif dari If…Then…Else untuk pengeksekusian
secara selektif bagi sebuah blok pernyataan di antara banyak blok pernyataan.
Sebuah pernyataan Select Case menyediakan kemampuan yang sama dengan
pernyataan If…Then…Else, tapi dia membuat kode lebih mudah dibaca ketika
tersedia beberapa pilihan.
Sebuah struktur Select Case
bekerja dengan sebuah ekspresi pemeriksaan yang dievaluasi sekali, pada bagian
atas struktur. Visual Basic lalu membandingkan hasil dari ekspresi ini dengan
niliai untuk setiap Case di dalam struktur. Jika ada yang cocok, dia
mengeksekusi blok pernyataan yang terkait dengan Case tersebut:
Select Case pernyataanpemeriksaan
[Case daftarekspresi1
[pernyataanblok-1]]
[Case daftarekspresi2
[pernyataanblok-2]]
.
.
.
[Case Else
[pernyataanblok-n]]
End Select
Setiap daftarekspresi adalah
sebuah daftar satu atau beberapa nilai. Jika lebih dari satu nilai dalam sebuah
daftar, maka nilai-nilai tersebut dipisahkan dengan koma. Setiap pernyataanblok
mengandung nol atau lebih pernyataan. Jika lebih dari satu Case cocok
dengan ekspresi pemeriksaan, hanya blok pernyataan terkait yang pertama yang
cocok dengan Case akan dieksekusi. Visual Basic mengeksekusi
pernyataan-pernyataan dalam klausa Case Else (yang bersifat tidakwajib
atau opsional) jika tidak ada nilai dalam daftar ekspresi yang cocok dengan
ekspresi pemeriksaan.
Perlu diingat bahwa struktur Select
Case mengevaluasi sebuah ekspresi sekali pada bagian atas struktur. Berbeda
dengan hal tersebut, struktur If…Then…Else dapat mengevaluasi sebuah
ekspresi yang berbeda untuk setiap pernyataan ElseIf. Anda dapat
mengganti sebuah struktur If…Then…Else dengan sebuah struktur Select
Case hanya jika pernyataan If dan setiap pernyataan ElseIf
mengevaluasi ekspresi yang sama.
3.
Contoh program
Buatlah 1 teksbox bernama text1 dan 2 command button bernama
command1 dan command2.
Program perulangan :
Private Sub Command1_Click()
bil = Val(Text1.Text)
For i = 1 To
bil
For j = 1 To i
Print
j ;
Next j
Print
Next i
End Sub
Program kondisi :
Private Sub Command2_Click()
bil = Val(Text1.Text)
If bil Mod 2 = 0 Then
Print "Bilangan
Genap"
Else
Print "Bilangan Ganjil"
End If
End Sub