Kamis, 21 November 2013

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM 4 (DELPHI) PERCABANGAN PADA DELPHI




LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM
DELPHI


NAMA                   : AKBAR
NPM                     : 20113542
KELAS                   : 1KB04
MATERI                 : PERCABANGAN PADA DELPHI
PERTEMUAN KE      : 5
KETUA ASISTEN      : RANI
PARAF                   :




LABORATORIUM SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013




1.   percabangan pada Delphi
Percabangan merupakan salah struktur kendali yang memungkinkan pemilihan atas perintah yang akan dijalankan. Dalam Delphi terdapat beberapa percabangan yaitu :
Perintah percabangan If…Then…Else adalah suatu perintah yang berfungsi untuk mengambil keputusan dari beberapa kondisi. Bentuk percabangan ini biasanya digunakan untuk kondisi yang jumlahnya tidak terlalu banyak.IF … THEN : Pemilihan 1 kasusPerintah bersyarat If – then digunakan hanya untuk melakukan 1 aksi bila kondisi dipenuhi.Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah:
If then
Begin
... {aksi-1}
end;
IF … THEN … ELSE : Pemilihan 2 kasus
Perintah bersyarat If…then…else umumnya digunakan untuk melakukan pencabangan sederhana (antara 2 atau 3 cabang). Atau untuk pencabangan yang banyak, dimana kondisi yang menjadi prasyaratnya melibatkan lebih dari satu parameter. Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah:
If then
Begin
... {aksi-1}
end
else
Begin
... {aksi-2}
end;


IF … THEN … ELSE : Pemilihan N kasus
If then
Begin
... {aksi-1}
end
else If then
Begin
... {aksi-2}
end
else
Begin
... {aksi-3}
End;

2.    Contoh percabangan pada Delphi
Contoh Program Percabangan yang ditulis dalam event OnClick dari Tombol

procedure TForm1.SpeedButton1Click(Sender: TObject);
var n : double;
begin
n := StrToFloat(edNilai.Text);
if n >= 90 then edKet.Text := 'Sangat Baik'
else if (n >= 70) and (n <= 89) then edKet.Text := 'Baik' else if (n >= 50) and (n <= 69) then edKet.Text := 'Cukup' else if (n >= 30) and (n <= 49) then edKet.Text := 'Kurang'
end;

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM 3 (VISUAL BASIC) LABSI Looping, checkbox, optionbutton, listbox, combobox, frame



1.      Apa yang kalian ketahui tentang looping pada VB?
Looping  adalah proses perulangan yang mengerjakan satu atau lebih statement. Loop diperlukan untuk mengerjakan suatu proses operasi secara tahap demi tahap dengan nilai variabel yang menaik atau menurun.
Looping atau perulangan pada VB ada beberapa macamnya yaitu :
  1. Do while … loop
Pernyataan
Loop
  1. Do until … loop
Pernyataan
….
Loop
  1. While … wend
Pernyataan
Wend
  1. For indeks = nilai awal to akhir
Pernyataan
Next indeks


2.      Apa yang kalian ketahui tentang Check Box, Option Button, List Box, Combo Box?
Check Box adalah tool yang adapada VB untuk mengetahui Yes-No atau True-False dengantandacek list. Check Box dapatdiceklissebanyak yang user butuhkan.
Option Button adalahsamaseperti Check Box tetapihanyabisadigunakan 1 per grup. Berupa dot.
List Box adalahkotak yang berisipilihan-pilihan yang user dapat gunakan dan bagian yang dipilih oleh user akantersorot.
Combo Box adalahseperti List Box akantetapi Combo Box lebih fleksibel karena user dapat input sesuai user inginkan.

3.      Bagaimana cara mengelompokan beberapa objek menggunakan Frame?
Frame adalah sebuah kontrol yg di unakan untuk mengelompokkan beberapa objek kontrol . salah satunya di sini adalah option button . sedangkan option button adalah sebuah kontrol hanya memberikan satu pilihan kepada pengguna program . untuk  mengelompokkan kontrol di dalam frame caranya pasang frame pada form , kemudian kita memasukkan beberapa kontrol di dalam frame tersebut.

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM 3 (VISUAL BASIC) LABSI Looping, checkbox, optionbutton, listbox, combobox, frame

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM 2 (VISUAL BASIC) LABSI



1.     data, variable, dan operator yang ada pada visual basic.

1.Tipe data

            Data memiliki tipe yang berbeda
beda dan biasanya data dikelompokkan pada kelompok yang sejenis agar tidak terjadi operasi matematika diantara data yang berbeda jenis tersebut, contohnya kita tidak bisa menjumlahkan nilai suatu jarak (Km) dengan Massa (Kg) karena keduanya memiliki tipe data yang berbeda. Begitu juga dalam suatu program, setiap nilai harus dikelompokkan pada jenisjenis tertentu yang disebut dengan tipe data.

             Tipe-tipe data yang terdapat dalam visual basic antara lain :
a.Integer, long : tipe data untuk angka bulat
b.Single, double : tipe data untuk angka pecahan/desimal
c.Currency : tipe data untuk angka mata uang
d.String : tipe data untuk teks
e.Boolean : tipe data logika ( True/False)
f.Date : tipe data waktu/tangggal
g.Object : tipe data untuk sebuah objek misalnya gambar
h.Variant : tipe data variant

2.Variabel

            Setiap data yang disimpan dalam komputer memerlukan variabel sebagai sesuatu tempat untuk menyimpan nilai dari data tersebut, dan nilainya suatu variable dapat berubah-ubah selama proses program.misalnya kita bisa menyimpan nilai ujian mid di variable A dan nilai ujian akhir di variable B, dan setiap mahasiswa nilainya pasti berbeda.

            Dalam penamaan sebuah variable tidak boleh ada 2 atau lebih variabel yang memiliki nama yang sama, pemberian nama variabel harus unik. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan pada program.

            Dalam visual basic dikenal adanya istilah variabel lokal dan variabel global :
a. Variabel lokal yaitu variabel yang hanya dikenal pada satu bagian program saja, nilai data yang terdapat di dalamnya hanya hidup ketika bagian program tersebut dijalankan.
b. Variabel global yaitu variabel yang dikenal pada seluruh bagian program dan waktu hidupnya selama program dijalankan.

            Selain itu masih ada aturan-aturan dalam penamaan sebuah variable yaitu sebagai berikut :
a. Tidak boleh lebih dari 255 karakter
b .Nama harus unik tidak boleh menggunakan kata yang sudah digunakan dalam visual basic, seperti dim, procedure, dll.
c. Tidak boleh menggunakan spasi atau tanda titik/dot (.) diantara kata jika nama variabel lebih dari satu kata
d. Harus dimulai dari huruf , bukan angka atau karakter lainnya

            Bentuk umum untuk mendeklarasikan sebuah variabel :

Dim/Public/Private/Static NamaVariabel As TipeData
Misalnya :

Dim sngAngka As Single
Dim strText As String
Dim dblBilangan As Double

Untuk sebuah variabel agar bisa digunakan di seluruh bagian program, harus dideklarasikan secara publik contohnya sebagai berikut :

Public strNama As String

Untuk memanggil variabel public perlu disertai nama form tempat variabel di deklarasikan. Misalnya kita mendeklarasikan variabel public di form1 maka untuk memanggilnya dari form2 caranya adalah sebagai berikut :

nama = form1.strNama

variabel lokal hanya bisa digunakan pada bagian program dimana variabel tersebut dideklarasikan, sebaliknya variabel global bisa digunakan di seluruh bagian program.

3.Operator

            Operator Aritmatika Operator Aritmatika ini digunakan untuk melakukan operasi perhitungan, seperti penjumlahan, perkalian, mencari sisa hasil bagi (modulus) dan lain sebagainya. Nah, terdapat beberapa perbedaan antara operator aritmatika visual basic dengan C++. Berikut adalah operator-operator aritmatika yang terdapat dalam visual basic:
^ : untuk perpangkatan
- : untuk bilangan min (tanda negatif)
* : untuk perkalian
/ : untuk pembagian
\ : untuk pembagian integer
+ : untuk penjumlahan
- : juga bisa untuk pengurangan
mod (modulus) : untuk mencari sisa hasil bagi (berbeda dengan C++ yang menggunakan %)

Operator Perbandingan Operator perbandingan digunakan untuk mengetahui hasil perbandingan dua atau lebih bilangan, misalkan mencari bilangan terbesar dan lain sebagainya. untuk membandingkan bilangan, kedua bilangan harus memiliki tipe data yang sama. Berikut adalah operator perbandingan yang terdapat dalam visual basic:
= : untuk sama dengan
<> : untuk tidak sama dengan
< : untuk kurang dari
> : untuk lebih dari
<= : untuk lebih kecil atau sama dengan
>= : untuk lebih besar atau sama dengan
Like : untuk bilangan yang mempunyai ciri yang sesuai
Is : untuk bilangan yang sama dengan referensi objek

Operator Keterangan/Logika Operator keterangan digunakan untuk menerangkan bilangan yang dimaksud. Juga digunakan untuk mengekspresikan dua data atau lebih. Berikut adalah jenis operator keterangan atau logika dalam visual basic:
not : untuk tidak
and : untuk dan
or : untuk atau
Xor : untuk Exclusive or
Eqv : untuk equivalen
Imp : untuk implikasi









2.     pernyataan kondisi yang ada pada visual basic
            Struktur keputusan di Visual Basic 6 mengijinkan Anda untuk mengawasi aliran dari eksekusi program Anda. Jika di bagian kiri tidak diperiksa oleh pernyataan aliran pengawasan, maka sebuah logika program akan mengalir melalui pernyataan-pernyataan dari kiri ke kanan, dan atas ke bawah. Prosedur di Visual Basic dapat memeriksa suatu kondisi dan lalu, tergantung pada hasil pemeriksaan tadi, akan melaksanakan operasi yang berbeda.
Struktur keputusan yang didukung oleh Visual Basic adalah:
  • If…Then
  • If…Then…Else
  • Select Case
If…Then
            Gunakanlah sebuah struktur If…Then untuk mengeksekusi satu atau lebih pernyataan secara kondisional. Anda dapat menggunakan baik sebuah sintaks satu baris maupun sebuah blok yang terdiri dari sintaks dalam banyak baris:
If kondisi Then pernyataan
If kondisi Then
pernyataan
End If
Kondisi biasanya dalam bentuk sebuah perbandingan, tapi dia dapat berupa pernyataan apapun yang mengevaluasi ke sebuah nilai numerik. Visual Basic menginterpretasikan nilai ini sebagai True atau False; sebuah nilai nol sama dengan False, dan nilai yang tidak nol disamakan dengan True. Jika kondisi bernilai True, maka Visual Basic mengeksekusi semua pernyataan yang mengikuti kata kunci Then. Anda dapat menggunakan baik sintaks satu baris ataupun sintaks banyak baris untuk mengeksekusi hanya satu pernyataan secara kondisional. Perlu diingat bahwa bentuk satu baris dari If…Then tidak menggunakan pernyataan penutup End If. Jika Anda ingin mengeksekusi lebih dari satu baris kode ketika kondisi bernilai True, Anda harus menggunakan sintaks blok banyak baris If…Then…End If.
If…Then…Else
            Gunakanlah blok If…Then…Else untuk menetapkan beberapa blok pernyataan, salah satunya akan mengeksekusi:
If kondisi1 Then
[pernyataanblok-1]
[ElseIf kondisi2 Then
[pernyataanblok-2]] …
[Else
[pernyataanblok-n]]
End If
Visual Basic pertama memeriksa kondisi1. Jika dia bernilai False, maka Visual Basic melanjutkan memeriksa kondisi2, dan seterusnya, sampai dia menemukan kondisi yang bernilai True. Ketika dia menemukan kondisi True, maka Visual Basic mengeksekusi blok pernyataan yang terkait, lalu mengeksekusi kode yang mengikuti End If. Sebagai sebuah pilihan, Anda dapat menyertakan sebuah blok pernyataan Else, di mana Visual Basic mengeksekusi jika tidak ada kondisi yang bernilai True.
If…Then…ElseIf benar-benar hanya sebuah kasus khusus dari If…Then…Else. Perlu diingat bahwa Anda dapat memiliki berapa pun jumlah klausa ElseIf, atau bahkan tidak ada sama sekali. Anda dapat menyertakan sebuah klausa Else tanpa menghiraukan apakah Anda memiliki klausa ElseIf.
Perlu diingat bahwa Anda dapat selalu menambahkan lagi bagian ElseIf pada struktur If…Then. Namun, sintaks ini dapat membosankan untuk menulis ketika setiap ElseIf membadingkan ekspresi yang sama untuk sebuah nilai yang berbeda. Untuk situasi seperti ini, Anda dapat menggunakan struktur keputusan Select Case.
Select Case
Visual Basic menyediakan struktur Select Case sebagai alternatif dari If…Then…Else untuk pengeksekusian secara selektif bagi sebuah blok pernyataan di antara banyak blok pernyataan. Sebuah pernyataan Select Case menyediakan kemampuan yang sama dengan pernyataan If…Then…Else, tapi dia membuat kode lebih mudah dibaca ketika tersedia beberapa pilihan.
Sebuah struktur Select Case bekerja dengan sebuah ekspresi pemeriksaan yang dievaluasi sekali, pada bagian atas struktur. Visual Basic lalu membandingkan hasil dari ekspresi ini dengan niliai untuk setiap Case di dalam struktur. Jika ada yang cocok, dia mengeksekusi blok pernyataan yang terkait dengan Case tersebut:
Select Case pernyataanpemeriksaan
[Case daftarekspresi1
[pernyataanblok-1]]
[Case daftarekspresi2
[pernyataanblok-2]]
.
.
.
[Case Else
[pernyataanblok-n]]
End Select
Setiap daftarekspresi adalah sebuah daftar satu atau beberapa nilai. Jika lebih dari satu nilai dalam sebuah daftar, maka nilai-nilai tersebut dipisahkan dengan koma. Setiap pernyataanblok mengandung nol atau lebih pernyataan. Jika lebih dari satu Case cocok dengan ekspresi pemeriksaan, hanya blok pernyataan terkait yang pertama yang cocok dengan Case akan dieksekusi. Visual Basic mengeksekusi pernyataan-pernyataan dalam klausa Case Else (yang bersifat tidakwajib atau opsional) jika tidak ada nilai dalam daftar ekspresi yang cocok dengan ekspresi pemeriksaan.
Perlu diingat bahwa struktur Select Case mengevaluasi sebuah ekspresi sekali pada bagian atas struktur. Berbeda dengan hal tersebut, struktur If…Then…Else dapat mengevaluasi sebuah ekspresi yang berbeda untuk setiap pernyataan ElseIf. Anda dapat mengganti sebuah struktur If…Then…Else dengan sebuah struktur Select Case hanya jika pernyataan If dan setiap pernyataan ElseIf mengevaluasi ekspresi yang sama.





3.     Contoh program

Buatlah 1 teksbox bernama text1 dan 2 command button bernama command1 dan command2.

Program perulangan :
Private Sub Command1_Click()
bil = Val(Text1.Text)

For i = 1 To bil
    For j = 1 To i
        Print j ;
    Next j
       Print
Next i
End Sub



Program kondisi :
Private Sub Command2_Click()
bil = Val(Text1.Text)
If bil Mod 2 = 0 Then
    Print "Bilangan Genap"
Else
    Print
"Bilangan Ganjil"
End If
End Sub